Jumat, 27 Juli 2012

Suka dan Duka Menjadi Guru Privat

     Profesi menjadi seorang guru pada umumnya merupakan pilihan dari sebagian besar orang yang berkecukupan dengan ilmu. Salah satunya, menjadi guru privat. Bagi sebagian orang, guru privat sangat membantu bagi pertumbuhan kecerdasan para peserta privat. Sebagian orang yang lainnya berpendapat bahwa guru privat seharusnya juga dapat mendidik moral para peserta privat karena pada hakikatnya, salah satu tugas utama seorang pendidik termasuk guru privat yaitu meningkatkan pertumbuhan kecerdasan dan perkembangan moral para peserta didik. Selanjutnya, guru privat juga harus bisa melakukan time management dengan baik dan tepat karena sebagian besar guru privat sedang melaksanakan perkuliahan (mahasiswa). 
     Guru privat sudah menjadi pilihan seseorang khususnya mahasiswa untuk mengisi kekosongan waktu, bahkan dijadikan pekerjaan sampingan untuk menambah uang jajan dan keperluan lainnya. Pekerjaan tersebut dapat memberikan masukan (berupa uang) bagi guru privat. Misalkan bagi guru privat yang sedang tidak kuliah, dalam sehari mendapat masukan uang sebesar Rp 30.000,00. Berarti dalam sebulan, guru privat tersebut mendapat masukan hingga Rp. 900.000,00. Masukan yang diperoleh tersebut sudah terbilang cukup besar dan otomatis menambah pemasukan uang hidup mereka sebagai masyarakat. Ada salah seorang teman kuliah saya yang mempunyai pekerjaan sampingan menjadi seorang guru privat siswi SMA di Kota Bandung. Dia bekerja tiap Sabtu dan Minggu karena Senin hingga Jumat harus mengikuti perkuliahan. Dari pekerjaan tersebut, dia memperoleh masukan sebesar Rp. 400.000,00 , yang berarti dalam sehari, mendapat masukan sebesar Rp. 50.000,00. Tidak bisa dibayangkan, ketika sudah berjalan satu tahun, dia memperoleh masukan dalam sakunya sebesar Rp. 4.800.000,00. Bagi seorang mahasiswa, hal itu merupakan masukan atau pendapatan yang sangat besar sehingga menunjang kehidupannya. 
    Disamping menjadi keuntungan besar bagi guru privat, pekerjaan tersebut bisa saja berdampak buruk pada berbagai objek jika tidak dilakukan secara sistematis, cerdas, strategis dan selaras dengan norma-norma yang berlaku saat itu. Guru privat dituntut untuk bisa memanagement waktu terutama bagi mahasiswa yang harus fokus juga pada perkuliahannya. Guru privat harus cerdas dalam mengatur waktu sehingga jadwal kegiatan lain seharusnya pula bisa diatur secara sistematis sesuai dengan jadwal yang telah disusun sendiri. Ketika tidak cerdas dalam mengatur waktu yang berarti selalu telat dalam melakukan pekerjaan tersebut, uang masukan yang diperoleh tidak akan sesuai dengan yang diharapkan. Bahkan bisa saja tidak memperoleh uang masukan sama sekali (dipecat oleh clientnya). Selain itu, ketika melanggar peraturan yang dibuat oleh para peserta privat sendiri, uang masukan akan berkurang pula bahkan tidak dapat sama sekali.      
    Selain untuk meningkatkan pertumbuhan kecerdasan, guru privat dituntut juga agar bisa mendidik moral para peserta privat. Bukan cerdas namanya jika moral para peserta didik masih buruk. Begitu pula dengan para peserta privat, guru privat dituntut untuk mengajarkan moral kepada mereka. Apalagi jumlah peserta privat tidak lebih dari tiga orang sehingga beban guru privat cukup ringan bila dibandingkan dengan guru-guru di jenjang pendidikan SD, SMP, dan SMA pada umumnya. Banyak risiko yang harus dirasakan oleh para guru privat khususnya mahasiswa. Mahasiswa yang juga bekerja sebagai guru privat dituntut besar untuk dapat memanagement waktu dengan sistematis. Apalagi tempat privatnya sangat jauh dari tempat tinggal yang dihuni mahasiswa tersebut. Suka dan duka sering dirasakan ketika bekerja sebagai guru privat dan hal itu sudah menjadi tanggung-jawab mereka sendiri serta risiko yang dirasakan harus segera diminimalisasi agar keuntungan yang diperoleh tetap utuh. Oleh karena itu, guru privat tidak hanya harus cerdas dalam hal akademis, tetapi juga cerdas dalam hal organisasi seperti memanagement waktu karena keduanya merupakan modal untuk menjadi seorang pendidik yang sejati.


Jumat, 30 Maret 2012

Metode Praktis Dan Jitu Mengcopy-paste Tulisan Orang Lain Dengan Baik Bagi Para Blogger


Metode Praktis Dan Jitu Mengcopy-paste Tulisan Orang Lain Dengan Baik
Bagi Para Blogger
Sebagian besar blog memuat isi tulisan yang langsung dicopy-paste dari tulisan blog orang lain tanpa ditulis sumber referensi setelah tulisan tersebut. Ada juga beberapa blog yang tulisannya dicopy-paste dari tulisan milik orang lain namun sebelum dipublikasikan di blog, tulisan tersebut diubah/diedit kembali dengan kata-kata sendiri tanpa mengubah makna tulisan tersebut secara keseluruhan sehingga sedikit tidak kelihatan tulisan tersebut adalah plagiat dari tulisan orang lain. Di samping iitu, sangat sedikit blog yang memuat tulisan original atau asli, hasil karya sendiri, tanpa mengcopy-paste tulisan blog milik orang lain.
Tindakan-tindakan tersebut sering dilakukan oleh para blogger ataupun pecinta blog secara eksponensial dari hari ke hari sehingga tak sedikit blog yang memuat tulisan sama dari segi isi, jenis huruf dan lain-lain. Para blogger sering tidak percaya diri terhadap pemikiran sendiri sehingga mangambil jalan pintas dalam menulis blog, yaitu melakukan copy paste tulisan orang lain. Para blogger mungkin melakukan tindakan tersebut (dua kalimat pertama paragraf pertama di atas) karena faktor tidak mau berfikir atau malas berkarya dalam artian mereka lebih suka yang instant. Mereka berfikir bahwa dengan mengcopy-paste tulisan blog, blog mereka akan aman-aman saja, tak ada hukuman, risiko, ataupun konsekuensi dari tindakan yang dilakukan. Padahal dengan mengcopy-paste atau melakukan plagiat tulisan blog tanpa mencantumkan sumber referensi saja akan memperoleh gelar dari Google sebagai bad blog, wrong blog ataupun plagiat blog. Bahkan berangkat dari gelar tersebut, blog hasil plagiat akan mendapatkan hukuman dari Google. Hukuman tersebut sering dinamakan Google Panda.
Banyak orang khususnya para blogger mengartikan Google Panda sebagai risiko atau konsekuensi bagi para blogger dan pecinta website yang melakukan plagiat terhadap tulisan orang lain tanpa mencantumkan sumber referensinya. Namun para blogger tak peduli dengan konsekuensi tersebut. Mereka tetap melakukan plagiat dalam menulis sebuah ataupun beberapa blog tanpa pencantuman sumber referensi yang dicopy-paste dan dijadikan sebagai blog milik pribadi. Selain itu, Google Panda dapat menyebabkan turunnya jumlah pengunjung blog. Google Panda bisa berupa penurunan ranking blog dan ketidakmudahan dalam pencarian menggunakan Google. Oleh karena itu, agar tindakan copy-paste yang dilakukan tidak akan mendapatkan hukuman dari Google Panda, perlu ada metode praktis dan jitu dalam melakukan copy-paste tulisan dengan baik. Adapun beberapa metode praktis dan jitu mengcopy-paste tulisan blog dengan baik di antaranya:
1. Lihat sumber yang dicopy-paste. Apakah menggunakan hak cipta dalam penulisannya atau tidak menggunakan. Biasanya yang menggunakan hak cipta, tulisannya tidak dapat dicopy-paste. Namun kebanyakan blog/website tidak menggunakan aturan tersebut sehingga dapat dicopy paste oleh para pengunjungnya.
2. Jika sumber tersebut benar-benar menggunakan hak cipta dalam penulisannya, sebaiknya jangan pernah mencoba untuk mengcopy-paste walaupun isi tulisannya memang sangat dibutuhkan.
3. Cari lagi sumber yang bisa dicopy-paste dan tidak menggunakan hak cipta sehingga dengan rasa aman lebih leluasa dalam mengcopy-paste tulisan yang berada dalam sumber tersebut.
4. Bila sudah ditemukan tulisan dari sumber yang akan dicopy-paste, jangan lupa sebelum dipublikasikan di blog, isi tulisan tersebut sebaiknya jangan dicopy-paste secara utuh tanpa ada perubahan dalam hal diksi atau pemilihan kata.
5. Lakukan perubahan terhadap tulisan tersebut agar sedikit tidak terlihat bahwa tulisan tersebut bukan plagiat (walaupun pada kenyataannya tulisan tersebut memang benar hasil plagiat, ^_^).
6. Pertama, ubah kata-kata yang digunakan sebagai judul dengan lebih banyak kata ataupun menggunakan sinonim kata tanpa mengubah makna yang terkandung dalam judul semula.
7. Selanjutnya, ulangi langkah yang keenam. Namun yang menjadi objeknya adalah isi sampai penutup atau akhir tulisan. Isi sampai bagian akhir tulisan tersebut dapat direkontruksi tanpa mengubah makna yang ada di dalamnya.
8. Rekontruksi atau pembangunan kembali isi sampai bagian akhir tulisan tersebut dapat dilakukan dengan metode yang dilakukan pada poin keenam, yaitu mengubah dengan kata atau kalimat lain menggunakan sinonim kata. Ingat : Jangan mengubah makna tulisan yang dicopy-paste.
9. Kemudian jangan lupa ukuran dan jenis huruf diubah sesuai keinginan sendiri asalkan tidak sama dengan ukuran dan jenis huruf yang digunakan dalam tulisan dari sumber. Hal itu bisa mengurangi anggapan bahwa tulisan yang dibuat adalah hasil jiplakan (copy-paste tanpa mencantumkan sumber referensi).
10. Setelah semuanya selesai, cantumkan nama sumber referensi yang tulisannya dicopy-paste. Nama sumber tersebut diletakkan di bagian bawah tulisan tersebut dengan ditambahkan tanggal unduh atau tanggal copy-paste.
11. Dan akhirnya tulisan bisa dipublikasikan di blog tanpa ada rasa was-was tentang konsekuensi atau risiko Google Panda.
Metode di atas dapat mengurangi adanya Google Panda yang akan menyebabkan peningkatan jumlah pengunjung blog. Hal itu menandakan terjadi peningkatan ranking blog dan kemudahan dalam pencarian menggunakan Google. Semoga dengan menggunakan metode di atas, tindakan copy-paste tulisan orang lain tanpa pencantuman sumber tak akan terjadi lagi atau berkurang. Namun lebih baik lagi tidak ada yang namanya copy-paste tulisan orang lain dalam berkreativitas. Hilangkan tindakan plagiat dan tingkatkan kepercayaan diri dalam berkarya. ^_^
Review Website
Tulisan di atas dibuat untuk mengikuti lomba Jasa Penulisan Artikel. Jasa penulisan artikel memiliki beberapa keunggulan dalam hal kualitas, layanan dan manfaat. Jasa penulisan artikel yang dimaksud bisa dikategorikan sangat bagus dibandingkan dengan jasa artikel lainnya. Dengan jasa penulisan artikel, kita akan mendapatkan artikel-artikel yang terbaik. Artikel yang kita dibutuhkan atau dipesan pasti ada dan langsung dikerjakan secara cepat di jasa penulisan artikel. Jasa penulisan artikel digunakan sebagai solusi dalam pencarian artikel-artikel yang dibutuhkan setiap harinya. Selain berkualitas baik, jasa penulisan artikel tersebut lebih murah dan cepat. Artikel-artikel tersebut merupakan karya asli 100% tanpa duplikat dari situs lain. Jasa penulisan artikel memberikan banyak layanan terbaik. Selain artikel berbahasa Indonesia, ada pula artikel yang berbahasa Inggris dan kualitasnya tidak diragukan lagi. 100 % bergaransi. ^_^.
Untuk mengetahui lebih lanjut bisa dilihat di webnya. Kunjungi http://www.jasapenulisanartikel.com

Senin, 19 Maret 2012

Tempat Bersejarah di Indonesia dan Dunia


CANDI BOROBUDUR






Comment : sungguh gaya arsiteknya sangat bagus !! Amazing!!







PULAU KOMODO





Comment : Subhanalloh,, ciptaan Alloh memang Dahsyat dan super Indah, kayaknya enak pandang kalau dilihat terus,, :)


Batik-Batik Indonesia






Dengan Motif, corak dan warna yang khas berbeda dengan yang lain, banyak wisatawan asing yang datang ke Indonesia,,

CINTAI PRODUK DALAM NEGERI,, ^_^

Minggu, 15 Januari 2012

Mars Angklung Pa Daeng

Mars Angklung


Daeng Soetigna

Ringan agak cepat


Kudaku kudaku mari berhenti
sehari harian langkahkan kaki
menarik pedati kesana kesini

makanlah minumlah sepuas hati


kudaku kudaku terima kasih

kudaku kudaku mandilah lagi
masuklah ke kandang tidur sampai pagi


kudaku kudaku terima kasih



kudaku kudaku menari-nari
lihatlah matanya berseri-seri
sudah kuat lagi menarik pedati
kudaku kudaku terima kasih

kudaku kudaku terima kasih











Jumat, 13 Januari 2012

Antologi Pidato Berbahasa Indonesia

KEMISKINAN DI INDONESIA

Bismillahirahmanirrahim
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Ibu Hj.Undayah selaku guru mata pelajaran Bahasa Indonesia yang saya hormati dan rekan-rekan seperjuangan yang berbahagia,

Marilah kita panjatkan puji dan syukur ke hadirat Allah Yang Maha Ghafur, karena dengan limpahan rahmat dan hidayah-Nya, pada hari ini, kita masih diberikan nikmat hidup dan nikmat sehat sehingga dapat berkumpul bersama di tempat ini dalam keadaan sehat wal’afiat. Shalawat dan salam semoga tetap terlimpahkan kepada Jungjunan Alam, sang pendobrak kejahiliyahan, sang pembawa risalah Islam yakni Habibana Wanabiyana Muhammad SAW. Tak lupa juga kepada para keluarganya, para sahabatnya dan semoga sampai kepada kita semua selaku umatnya. Amin.

Resensi Buku Antologi Cerpen

Judul : Anak Kecil dengan Biolanya
Penulis : Panel Vezhinov
Penerbit : Balai Pustaka
Tahun terbit : 2002
Tebal buku : vii + 279 halaman
Ukuran : 13 cm x 20 cm

Kumpulan cerpen yang ditulis oleh Panel Vezhinov yang berjudul “Anak Kecil dengan Biolanya” ini termasuk kepada kumpulan cerpen serial cerita klasik yang terdiri dari 9 judul cerpen. Dalam cerpen-cerpen yang ditulis Panel Vezhinov, bahasa yang digunakan tidak mudah dimengerti oleh pembaca sehingga butuh penghayatan dan pengetahuan bagi pembacanya. Buku kumpulan cerpen ini mengisahkan masyarakat Rusia (cerita klasik). Dalam buku ini, pengarang memberikan ilustrasi-ilustrasi yang bisa membawa pembaca terpengaruh oleh cerita-cerita pendek tersebut. Tokoh-tokoh yang diceritakan dalam buku kumpulan cerpen ini, kebanyakan pemeran pria yang berperan dalam cerpen-cerpen tersebut seperti dalam salah satu cerpennya yang berjudul “Laki-Laki Bintang” dan lain sebagainya. Dalam setiap cerpen, nama-nama tokoh tidak disebutkan secara tersirat, seperti aku, ayahku, pelayan-pelayan, laki-laki dan insinyur muda.
Kemudian juga, alur cerita yang digunakan dalam buku kumpulan cerpen in, termasuk alur maju. Penulis banyak menceritakan suasana sesuai dengan keadaan. Dan kumpulan cerpen ini mengisahkan mengenai masyarakat Rusia. Kumpulan cepen ini membutuhkan penghayatan bagi pembacanya dan pembaca dapat terbawa pada cerita yang ditulis oleh Panel Vezhinov ini.

By : Eva Lestari




Judul : Jurnal Cerpen Indonesia
Penulis : Raudal Tanjung Binva dkk.
Penerbit : AKAR Indonesia
Tahun terbit : 2007
Tebal buku : 245 halaman
Ukuran : 14 cm x 21 cm

Buku kumpulan cerpen yang berjudul “Jurnal Cerpen Indonesia” ini terdiri dari delapan cerpen karya beberapa pengarang. Kumpulan cerpen ini merupakan antologi dari beberapa cerpen yang telah diterbitkan di beberapa media cetak. Jurnal cerpen Indonesia ini diterbitkan oleh Lembaga Kajian Kebudayaan AKAR Indonesia yang terbit empat kali setahun.
Secara umum, dalam cerpen ini memiliki tema yang hampir sama yang banyak memberikan makna bagi para pembaca untuk mengambil amanat yang disampaikan dalam cerpen ini untuk dipikirkan.
Latar belakang penulis kebanyakan mengangkat ceritanya dari zaman kolonial karena kebanyakan bahasanya menggunakan bahasa Melayu yang kebanyakan pula terjadi di daerah yang kental dengan adat dan budayanya seperti di Bali.
Antologi cerpen ini mengandung beberapa makna dan pendidikan mengenai pahit getirnya kehidupan dan perjuangan seseorang dalam hidupnya. Namun dalam cerpen ini terdapat kekurangan yaitu tidak ada penekanan pada akhir ceritanya . yang diceritakan hanya permasalahan yang ada pada cerpen tersebut. Dan hampir semua cerpennya memiliki akhir cerita yang menyedihkan.

By : Malasari Dewi




Judul : Gaun Merah Muda
Penulis : Syamsul Arifin
Penerbit : Balai Pustaka
Tahun terbit : 2004
Tebal buku : vii + 132 halaman

Buku ini merupakan salah satu buku yang ditulis oleh Syamsul Arifin. Buku ini berisi tentang cerita-cerita pendek. Buku ini sangat menarik untuk dibaca , selain karena tampilan buku yang tidak terlalu tebal, juga “cover” yang menarik perhatian. Tetapi juga isi cerita tidak kalah menariknya.
Buku ini banyak menceritakan problema antara laki-laki dan perempuan yang tiada habisnya. Baik mereka itu sebagai suami-isteri, saudara, teman maupun bukan siapa-siapa. Kodrat perempuan yang halus, malu, lembut dan terkadang ‘gagah’(gayanya) memang sangatlah serasi dengan sifat laki-laki yang lebih mementingkan akal daripada perasaan. Banyak nilai-nilai yang terkandung di dalamnya yang mudah dipahami dan juga jalan cerita yang membuat kita penasaran karena kita tak dapat menduganya.
Akan tetapi, alur cerita pendek ini tidak menentu. Memang menarik, tetapi bagi orang yang awam akan sulit dimengerti dan juga ceritanya tidak menyentuh jika sedih maupun tidak terlalu membuat kita tertawa jika ada yang lucu. Tetapi jika kita memaknainya, banyak nilai-nilai yang mudah dipelajari.

By : Mutia Nuraeni


Judul : Lelaki Ikan
Penulis : Hudan Hidayat
Penerbit : Kompas
Tahun terbit : 2006
Tebal buku : 256 halaman
Ukuran : 14 cm x 21 cm

Buku antologi cerpen yang berjudul “Lelaki Ikan” yang ditulis oleh Hudan Hidayat ini, sebagian besar menceritakan tentang ketuhanan dan kematian. Yang terdapat dalam beberapa judul cerpen diantaranya terdapat dalam cerpen yang berjudul Tungs, Parit Terakhir, dan Lampu Kristal..
Dalam cerpen-cerpen tersebut dijelaskan bahwa tokoh-tokoh dalam cerpen tersebut ingin menghadapi kematian dengan jalan bunuh diri. Karena mereka menganggap bahwa dengan adanya kematian mereka dapat bertemu dengan Tuhan Yang Menciptakan dan mengatur segala aktifitas manusia di dunia. Tidak takut pada kematian memang bagus, tetapi jika menghadapi kematian dengan jalan bunuh diri itu tidak baik, karena itu sama dengan melawan takdir yang telah menjadi ketentuan Tuhan, dan mungkin mereka meragukan terhadap keadilan Tuhan.
Mereka juga tidak percaya terhadap adanya Tuhan, karena mereka terus mencari-cari adanya Tuhan. Mencari adanya Tuhan memang bagus untuk diterapkan dalam kehidupan seahri-hari, karena semakin meningkatnya rasa penasaran kita terhadap adanya Tuhan, maka akan semakin tinggi rasa ingin bertemu kita terhadap Allah SWT dengan jalan ibadah. Akan tetapi, dalam cerpen-cerpen tersebut, mencari-cari Tuhan itu tidak membuat rasa ingin beribadah kepada-Nya. Mereka meragukan adanya Tuhan. Mereka berpikir bahwa Tuhan menentukan nasib seseorang, akan tetapi nasib tersebut dapat diubah oleh manusia. Dan itu menunjukkan bahwa kekuasaan Tuhan dapat diubah oleh manusia dan mereka menganggap bahwa manusia juga dapat berperan sebagai Tuhan. Padahal hal itu tidak boleh dalam agama.
Jadi, cerpen-cerpen tersebut pada umumnya berisi tentang kematian yang ingin mereka jalani dengan bunuh diri dan mereka tidak percaya terhadap adanya Tuhan.

By : Murti Sri Rahayu


Judul : Sang Jelata
Penulis : Hermawan Aksan
Penerbit : Grasindo, Jakarta
Tahun terbit : 2004
Tebal buku : xiii + 130 halaman

Buku antologi cerpen yang berjudul “Sang Jelata” ini ditulis oleh penulis cerpen asal Brebes yaitu Hermawan Aksan. Buku ini terdiri dari tujuh belas judul cerpen yang mempunyai tema tersendiri. Kumpulan cerpen ini berbentuk semacam monolog yang mempertanyakan keadilan, cinta, tanggungjawab dan apapun yang sangat “kini”. Ketujuh belas cerpen tersebut pernah dimuat di media massa.
Hermawan Aksan, penulis asal Brebes ini mengenalkan bukunya dengan menuangkan hal-hal yang berbau wayang baik pewayangan jawa maupun sunda. Penulis buku ini sangat suka terhadap kisah pewayangan dan dia ingin menunjukkan serta mencungkili berbagai kemungkinan yang ada dalam kisah pewayangan dengan menyuarakan hati, dan bukan bermaksud untuk mendobrak atau merombak kisah pewayangan yang asli.
Kebanyakan cerpen-cerpen yang ada dalam buku ini menceritakan tentang seorang jelata yang pekerjaannya hanya meratapi kelemahan dirinya sendiri dan memuji kelebihan orang lain, terutama kepada tuan atau rajanya yang memiliki kedudukan lebih tinggi dari si jelata tersebut. Dia berpikir bahwa dia tidak mempunyai hikayat yang jelas, dan hanya sempat memiliki cita-cita, tetapi tidak dapat meraihnya dengan kuat. Dia hanya memuji apa yang dimilki oleh tuan rajanya. Dia menganggap bahwa rajanya memiliki kedudukan istimewa daripada dia sendiri.
Hal itu membuat si jelata tersebut membuat sebuah patung yang akan dijadikan sebagai gurunya dalam menjalani kehidupan. Patung tersebut seperti halnya manusia nyata. Dia menganggap bahwa patung tersebut bisa menuntunnya dalam menjalani kehidupan. Tetapi apa daya, ibu jari si jelata malah dipotong, karena dia mengikuti perintah si patung tersebut. Tangannya berceceran darah saat bulan purnama datang.
Kekurangan dari buku antologi cerpen ini nampak bahwa bahasa yang digunakan kurang begitu dipahami oleh para pembaca, sehingga sulit untuk mengambil kesimpulan mengenai apa yang diceritakan tiap-tiap cerpen tersebut. Banyak kata yang asing didengar, sehingga para pembaca harus berpikir lama apa makna dari setiap kalimat dalam tiap-tiap cerpen tersebut.
Tetapi di balik kekurangan tersebut, buku ini memiliki kelebihan yang menarik. Yaitu bahasa yang digunakan menarik. Kemudian dalam buku kumpulan cerpen ini, dituangkan hal-hal yang berbau wayang terutama pewayangan jawa dan sunda. Hal itu berarti penulis secara tidak langsung telah sedikit membantu untuk menjaga kebudayaan Indonesia terutama budaya penulis sendiri di daerah Jawa.
Kehadiran buku ini di Indonesia layak untuk diapresiasi. Buku ini mengangkat khas budaya dari kisah pewayangan yang penulis gemari. Diharapkan mampu memberikan motivasi para pembaca untuk lebih berkresi dan berimajinasi untuk menuangkan ekspresinya dalam setebal buku. Selain itu terkait dengan isi buku ini, semoga kita bisa lebih menghargai dan menjaga budaya kita di Indonesia.

By : Dadan Rukmana

Bagaimana pendapat Anda tentang blog ini?

Total Tayangan Halaman